oleh

Tokoh Pemuda di Malut Apresiasi Kinerja Polisi Cegah Penyebaran Corona

TERNATE – Salah satu toko pemuda di Maluku Utara (Malut) Mirzan Salim mengapresiasi kinerja kepolisian dalam menangani situasi mencekam akibat mewabahnya virus corona (COVID-19).

Mirza memuji langkah kepolisian yang setiap saat selalu memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya COVID-19. Bahkan, Mirzan juga meminta kepolisian lebih tegas lagi melaksanakan Maklumat Kapori, bila perlu menangkap pihak atau oknum yang masih membangkang, termasuk melacak penyebar berita-berita hoax yang meresahkan warga.

“Pihak kepolisian juga harus lebih tegas yaitu tindakan seperti misalnya masih kedapatan orang yang berada tempat kerumunan segera di eksekusi, juga melacak penyebar berita-berita hoax yang sangat meresahkan warga,” katanya, Kamis (2/4/2020).

Menurutnya, semua pihak harus mendukung langkah-langkah pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Terutama melaksanakan apa yang disampaikan dalam maklumat Kapolri.

“Yang lebih terpenting adalah kita harus menjujung tinggi Maklumat Kapolri dalam pencegahan COVID-19. Itu sangat penting,” ujarnya.

Kerja-kerja kepolisian harus didukung oleh elemen masyarakat lain, terutama kelompok terpelajar juga harus selalu mengedukasi masyarakat untuk melindungi diri dan patuh terhadap kebijakan pemerintah dalam upaya memerangi virus mematikan itu.

“Kelompok-kelompok terpelajar juga harus memberikan pencerahan terhadap masyarakat luas terkait dengan bahaya virus corona,” tukasnya.

Ia mengingatkan kepada pihak RSU yang menangni pasien Dalam Pengawasan (PDP) agar lebih waspada dan jeli sehingga terhindar dari penularan dan tidak keliru dalam menetapkan status pasien, karena sudah pernah terjadi dimana pasien yang sudah dipulangkan kemudian dijemput lagi karena terkonfirmasi positif corona.

“Pihak RSU juga harus lebih jeli dalam melakukan penanganan dan pengawasan terhadap pasien. Harus hat-hati jangan sampai tertular dan terulang seperti kasus seorang pasian yang sudah keluar kemudian dijemput lagi karena ternyata terkonfirmasi positif,” tandasnya.

Mirzan juga mengaprisiasi kebijakan Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba yang tidak mengambil langkah melockdown wilayah karena berdampak ekonomi rakyat.

“Saya pikir kebijkan gubernur tidak melockdown itu sudah tepat, mengingat dampaknya terhadap ekonomi rakyat akan sangat parah,” pungkasnya. (Alan)

Komentar