oleh

Unit Intel Kodim Tobelo Amankan Ratusan Kantong Miras

Unit Intel Kodim 1508/Tobelo saat mengamankan ratusan kantong Mirasjenis Cap Tikus di Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat

TOBOLE, Lintasmalut.net – Unit Intel Komando Distrik Militer (Kodim) 1508/Tobelo berhasil mengamankan ratusan kantong Minuman Keras (Miras) jenis Cap Tikus dari salah seorang warga di Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Maluku Utara Jumat (1/2/2019).

Penangkapan Miras tersebut berawal dari informasi dari masyarakat yang memberitahukan tentang keberadaan Miras di rumah salah seorang warga inisial ZK di Desa Togoliua, berdasarkan informasi tersebut anggota Unit Intel Sertu Mustakim Siregar melaporkan informasi tersebut kepada Pasi Intel Kapten Arh Moch. Ali kemudian ditindak lanjuti Pasi Intel bersama 7 Orang anggota Intel, Babinsa dan Piket Kodim bergerak menuju sasaran yang dicurigai.

Setiba dilokasi kemudian berkordinasi dengan Kesra Desa Ahmad Nabiu dan Kepala Dusun Muktar Rahmad setempat dan langsung menuju rumah sasaran, dari hasil penggeledahan ditemukan minuman keras jenis Cap Tikus sebanyak 142 kantong yang disimpan dalam cold box untuk mengelabui petugas disimpan di lokasi berbeda.

Barang Bukti Miran Jenis Captikus yang diamankan Unit Intel Kodim 1508/Tobelo

Berdasarkan informasi dari pemilik barang haram tersebut bahwa dirinya mendapatkan Miras tersebut dari salah seorang warga Desa Yaro berinisial RD dengan harga perkantong Rp. 8.500 dan rencana akan dikirimkan ke Ternate melalui jalur darat kemudian akan dijual kepada penadah di Kelurahan Bastiong dengan inisial DS dengan harga jual Rp. 25.000 perkantong. Barang bukti tersebut kemudian dibawa menuju Makodim 1508/Tobelo untuk dimusnahkan.

Sementara itu dalam keterangan Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Tri Sugiarto mengatakan, telah berkomitmen untuk memberantas peredaran Miras khususnya di wilayah Halut karena miras tersebut acapkali menjadi pemicu sejumlah masalah terutama perkelahian dan tindakan kriminal di wilayah Halut.

“Untuk itu saya telah memerintahkan seluruh personel jajaran baik Babinsa maupun Intelijen untuk senantiasa melakukan monitoring wilayah untuk mempersempit ruang gerak peredaran miras di Maluku Utara.”Pinta Dandim (Red/WYU-1508)

Komentar