oleh

Unjukrasa di Ternate Ricuh, Polisi Amankan 28 Mahasiswa

TERNATE – Polda Maluku Utara mengamankan 28 mahasiswa aktif di beberapa kampus di Kota Ternate terkait aksi unjukrasa menolak Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (UU) yang disahkan DPR RI, Kamis (8/10/) kemarin.

Denngan adanya pengesahan RUU tersebut, banyak mendapat penolakan dari berbagai elemen khususnya para buruh. Berbagai daerah se-Indonesia para Buruh dan mahasiswa melakukan aksi demo termasuk di Maluku Utara yang dilakukan oleh berbagai elemen mahasiswa, buruh dan lain-lain.

Kabidhumas Polda Maluku Utara AKBP Adip Rojikan mengatakan, Polda Malut berhasil mengamankan 28 orang yang melaksanakan unjukrasa di Kota Ternate.

“Dalam kegiatan pengamanan kemarin, kami mengamankan 28 peseta unjukrasa yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut peran dari masing-masing orang, apakah pengrusakan Fasilitas umum, provokator atau pelemparan kepada anggota polri yang sedang melaksanakan pengamanan, untuk ke 28 mahasiswa tersebut diamankan di Polres ternate,” katanya, Jumat (9/10).

Ke 27 mahasiswa yang diamankan satu diantaranya mahasiswi inisial A, sementara lainnya inisial OA, MF, RP, SH, AI, IS, AH, HS, MS, R, Y, JT, ST, LRK, F, NA, AT, KA, MA, RL, FA, JR, MF, RRA, RL, HA, RWP.

Adip mengaku, seluruh mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa aktif dari beberapa Universitas yang ada di Kota Ternate, dan diamankan di lokasi yang berbeda-beda.

“Mahasiswa yang diamankan akan diproses sesuai hukum yang berlaku sesuai dengan peran dari masing-masing orang, dan dihimbau kepada masyarakat apabila menyampaikan aspirasinya agar dilaksanakan dengan tertib apabila tidak tertib atau anarkis akan ditindak tegas,” tandasnya. (Red)

Komentar