oleh

Usulan 13 Desa di Halbar Untuk Dimekarkan, Baru 7 Desa Yang Dokumennya Lengkap

Ketua Komisi I DPRD Halbar, Djufri Muhammad (Foto:Jojo/lintasmalut.co.id)

JAILOLO – Sebanyak tiga belas Desa di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) yang menyampaikan aspirasi usulan untuk dilakukan pemekaran. Namun, baru delapan Desa yang sudah memasukkan dokumen usulan pemekaran. Dari delapan Desa yang dokumen sudah masuk di Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halbar, baru tujuh Desa yang dokumennya lengkap.

“Ada sekitar tiga belas desa yang telah menyampaikan aspirasi usulan untuk dilakukan pemekaran. Namun, baru delapan desa yang dokumennya sudah masuk di Komisi I. Dari delapan desa yang telah menyampaikan dokumen pemekaran, ada tujuh desa yang dokumennya sudah lengkap. Tujuh desa yang dokumenya sudah lengkap itu diantaranya, desa sidangoli dehe, desa sidangoli gam, desa akediri makeang, desa bataka, desa baja, desa kedi dan desa tuguis,”ungkap Ketua Komisi I DPRD Halbar, Djufri Muhammad ketika dikonfirmasi usai Rekerja bersama Komisi I dan III di ruang Baggar, Rabu (3/7/2019).

“Ada juga aspirasi dari desa talaga, tetapi baru sebatas aspirasi, karena merasa jumlah pendudukan sudah banyak makanya mau dilakukan pemekaran desa menjadi dua desa,”tambahnya.

Politisi Partai Nasdem itu menyebut, saat ini lagi ramai-ramainya penyampaian aspirasi masyarakat soal pemekaran Desa, sehingga Komisi I tetap menerima apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Olehnya itu, dalam waktu dekat, Komisi I menggerakan pihak akademisi untuk sama-sama menyusun dan membuat naskah akademik.

“Kita akan menyiapkan Ranperda dalam beberapa bulan kedepan, karena saat ini pemekaran desa masi dalam moratorium, tetapi dalam rangka ada informasi bahwa akan dibuka maka kita siapkan Perda, karena registrasi desa harus desa yang sudah disahkan dalam bentuk Perda,” pungkasnya. (Jojo)

Komentar