oleh

Wabup Pultab Resmi Buka Kegiatan Seleksi JPT 2019

BOBONG – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut) akhirnya menggelar kegiatan berupa evaluasi jabatan dan seleksi terbuka terhadap Jabatan Pimpinan Pratama (JPT) serta Asesmen tahun 2019 yang berlansung di ruang aula II Kantor Bupati, Senin (08/07/2019).

Kegiatan dibuka resmi oleh Wakil Bupati Pulau Taliabu, Ramli dan didampingi tim seleksi (Timsel) yang terdiri dari unsur Akademisi, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Malut.

Wakil Bupati Pulau Taliabu, Ramli dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan seleksi  JPT pratama di lingkungan Pemda Taliabu merupakan salah satu wujud dari penerapan Undan-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur sipil Negara dan peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang managemen Pegawai Negeri Sipil yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja.

“Semoga acara ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang maksimal,”katanya.

Orang nomor dua di Pultab itu berharap, mengingat Asesmen center ini adalah salah satu tahapan dalam pelaksanaan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama, tentunya ada sebuah harapan besar  melalui kegiatan ini dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin ASN yang profesional dan berkualitas.

“Saya berharap kepada pimpinan OPD untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Sebab, ini akan menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan yang baik dan berhasil,”harapnya.

Sementara itu, Koordinator Timsel Prof. Husen Alting yang juga sebagai Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menjelaskan, dalam kegiatan tersebut dibagi dalam dua agenda kegiatan yang akan memakan waktu hingga tiga sampai empat hari. Kegiatan pertama adalah berkaitan dengan lelang jabatan yang berputar secara horisontal atau atau naik.  Kedua adalah evaluasi jabatan yang berujung pada tiga hal  yaitu  apakah jabatan tersebut tetap melekat, ataukah pindah pada jabatan lain dan atau nonjob.

“Tentunya akan lahir pada tiga rekomendasi Bupati dan Wakil Bupati Taliabu yaitu  apakah tetap dipertahankan ataukah pindah ataupula dinonjobkan sesuai hasil evaluasi yang dilakukan,” jelasnya.

Husen Alting menambahkan, dalam seleksi dan evaluasi jabatan ini jika ada peserta yang akan mengikuti seleksi serta berkeinginan untuk masuk pada jabatan lain. Maka, tetap diwajibkan untuk membuat makalah sesuai dengan jabatan yang dituju, bahkan untuk evaluasi kinerja sendiri pihak Timsel akan menggunakan dua metode yakni  wawancara dan  mereviuw lakip serta renstra SKPD.

“Untuk itu, harus betul-betul mempersiapakan diri pada saat seleksi dan evaluasi yang akan dilakukan,”tambahnya. (As)

Komentar