oleh

Wilayah Penangkapan Ikan Tidak Sesuai SIPI, Polairud Taliabu Berhasil Amankan Kapal Asal Kendari

BOBONG, LM – Marnit Polairud Pulau Taliabu  berhasil mengamankan satu unit kapal ikan jenis pajeko yang beroperasi tidak sesuai dengan wilayah penangkapan ikan (SIPI) di wilayah laut Maluku tepatnya di Desa Jorjoga, Kecamatan Taliabu Utara , Kabupaten Pulau Taliabu ( Maluku Utara, red ) beberapa waktu lalu.

Kapal ikan Rahmat Ilahi 77  berkapasitas 30 GT yang berasal dari kota Kendari ( Sultra )  itu diketahui telah melakukan aktivitas penangkapan ikan pada  laut bagian Utara Pulau Taliabu, tepatnya di laut Desa Jorjoga dan Pulau Samada dengan muatan ikan (-+) 2 Ton jenis Malalugis. Dimana, Kapal tersebut  setelah dilakukan pemeriksaan dokumen ternyata tidak memiliki Ijin penangkapan di wilayah Laut Maluku.

“Kapal Rahmat Ilahi 77 berasal dari Kendari , seharusnya kapal itu melakukan kegiatan penangkapan ikan di Laut Banda yang sesuai dengan Surat Ijin Penangkapan Ikan,” jelas Komandan Marnit Polairud Pulau Taliabu, AIPDA. Rusdi Umanailo kepada Lintas Malut, Selasa (10/8/2021 ) siang tadi.

Untuk pemeriksaan, Lanjut Rusdi, pihak kapal yang terdiri dari 15 orang  anak buah kapal ( ABK ) , 3 orang diantaranya saat ini tengah digiring ke Ternate yaitu : 1 orang  Nahkoda, 1 orang pengurus , dan 1 orang lagi sebagai ABK .

“Langkah-langkah yang diambil adalah Nahkoda, Bas ( ABK ), dan Pengurus telah dibawah ke Ternate tepatnya di Drektorat  POLAIRUD POLDA MALUKU UTARA untuk dimintai keterangan,” tuturnya.

Sambil menunggu  hasil pemeriksaan, Tambah Rusdi,  Kapal ikan tersebut saat diamankan di Marnit Polairud Pulau Taliabu.

“Kapal tersebut sementara diamankan ke Marnit Polairud Pulau Taliabu untuk dilakukan pemeriksaan dan menyiapkan administrasi awal,” tutupnya. (LM-01)

Komentar